Rabu, 24 Mei 2023

WARDROBE











        Wardrobe merupakan istilah bahasa Inggris yang memiliki arti "lemari pakaian ". Wardrobe umumnya memiliki tinggi sekitar 2 meter, memiliki beberapa pintu dengan rak-rak baju untuk menyimpan pakaian yang dilipat maupun gantungan untuk menyimpan pakaian yang harus digantung, serta mempunyai laci yang berfungsi untuk menyimpan surat atau barang berharga. Selain itu, anda juga akan menemukan gantungan yang digunakan untuk menyimpan coat atau jas.

        Ketika sedang melakukan dekorasi rumah, banyak yang mengaitkan pembuatan Wardrobe dengan walk in Closet karena keduanya memang memiliki nilai fungsi yang sama yaitu untuk menyimpan pakaian. Namun jika dijabarkan dengan lebih luas, sebenarnya istilah Wardrobe dengan walk ini closet ini berbeda. Perbedaan yang bisa ditemukan yaitu pada fungsinya. Jika Wardrobe hanya digunakan untuk menyimpan pakaian, walk in closet ini justru bisa dimanfaatkan untuk menyimpan berbagai jenis aksesoris seperti sepatu dan tas. Hal tersebut karena ukuran walk ini closet ini lebih besar dan lebih luas dari Wardrobe bahkan hingga memenuhi satu ruangan penuh.

        Wardrobe sendiri digunakan sama seperti lemari pada umumnya, baik dari segi model maupun lain sebagainya. Wardrobe sendiri di buat menyatu dengan bagian dinding atau tembok, sedangkan untuk jenis bahan yang digunakan pun juga sama seperti furniture pada umumnya. Mulai dari jenis bahan MDF, blockboard, partikel board, kayu jati maupun multiplek.

        Berikut beberapa fungsi Wardrobe yang disadur dari laman The Guardian dan Ocean Boulevard. :

1. Mengorganisir dan mengkurasi pakaian yang disimpan

Wardrobe yang ditata dengan baik dapat disebut museum pribadi di mana pemilik sebagai kuratornya. Proses kurasi dilakukan dengan cara mengorganisasi dan mengklasifikasikan pakaian sesuai dengan jenisnya. Pakaian kerja disimpan secara terpisah dari pakaian santai, baju dipisah dari celana, dan lain sebagainya. Penyusunan pakaian dengan mengklasifikasikannya membuat Wardrobe menjadi lebih dari kotak penyimpanan biasa.

2. Sebagai penyimpan kenangan

Wardrobe tidak hanya lemari penyimpanan biasa, namun juga sebagai biografi sang pemilik. Melalui barang yang disimpan, Wardrobe akan memberikan akses kepada kenangan setiap peristiwa dan perubahan dalam hidup seseorang. Pakaian atau souvenir yang disimpan akan mengingatkan pemilik pada momen-momen tertentu. Misalnya, celana jeans yang sekarang kedodoran mengingatkan pada penurunan berat badan. Bisa juga untuk menyimpan hoodie pemberian dari mantan kekasih.

3. Ekspresi kekayaan

Koleksi pakaian dalam Wardrobe menjadi penanda akan kemampuan seseorang mengikuti perubahan mode. Koleksi pakaian menunjukkan berapa banyak uang yang dikeluarkan oleh pemiliknya. Wardrobe yang berisi banyak variasi pakaian, mulai dari setelan bisnis hingga gaun, menandakan gaya hidup yang lebih mewah dibandingkan dengan Wardrobe yang hanya berisi berbagai jenis jeans dan kaos.

4. Memudahkan memilih pakaian yang cocok

Wardrobe yang disusun dengan baik akan memudahkan pemiliknya untuk memadukan pakaian. Pemilik dapat menentukan setelan dengan cepat karena tidak perlu waktu lama untuk memilihnya.

5. Mencegah pembelian berulang

Penataan pakaian dalam Wardrobe yang mudah dilihat dapat mencegah si pemilik membeli barang yang sama. Ia akan selalu melihat sekaligus teringat dengan apa yang telah dimasukkan ke dalam Wardrobe.

6. Mendefinisikan karakter seseorang

Setiap pakaian dan barang yang ada dalam Wardrobe pasti dipilih sesuai dengan selera pemilik. Jadi, karakter seseorang dapat didefinisikan hanya dengan melihat isi Wardrobe.

Tidak ada komentar:

Popular Posts